Strategi Pengembangan Ekonomi Lokal Strategi Pengembangan Ekonomi Lokal
  Forum for Economy Development & Employment Promotion (FEDEP) adalah salah satu forum pengembangan ekonomi lokal yang ada di hampir setiap Kabupaten / Kota... Strategi Pengembangan Ekonomi Lokal

 

Forum for Economy Development & Employment Promotion (FEDEP) adalah salah satu forum pengembangan ekonomi lokal yang ada di hampir setiap Kabupaten / Kota di Jawa Tengah. Akan tetapi banyak pihak yang kurang memamahi apa sebenarnya Pegembangan Ekonomi Lokal itu? Melandaskan pada hal tersebut FEDEP Pemalang meurunkan tulisan tentang Strategi Pengembangan Ekonomi Lokal ini dengan maksud agar semua stake holder pengembangan ekonomi bisa memahami strategi pengembangan ekonomi lokal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Berikut uraiannya….

Pengembangan Ekonomi Lokal atau PEL adalah usaha mengoptimalkan sumber daya lokal yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, masyarakat lokal dan organisasi masyarakat madani untuk mengembangkan ekonomi  pada suatu wilayah.

Fokus PEL

Definisi PEL tersebut memfokuskan kepada:

  1. Peningkatan kandungan lokal;
  2. Pelibatan stakeholders secara substansial dalam suatu kemitraan strategis;
  3. Peningkatan ketahanan dan kemandirian ekonomi;
  4. Pembangunan bekeberlanjutan;
  5. Pemanfaatan hasil pembangunan oleh sebagian besar masyarakat lokal;
  6. Pengembangan usaha kecil dan menengah;
  7. Pertumbuhan ekonomi yang dicapai secara inklusif;
  8. Penguatan kapasitas dan peningkatan kualitas sumber daya manusia;
  9. Pengurangan kesenjangan antar golongan masyarakat, antar sektor dan antar daerah;
  10. Pengurangan dampak negatif dari kegiatan ekonomi terhadap lingkungan.

Dimensi PEL

Dimensi atau batasan PEL adalah sebagai berikut:

(1)   Pengertian lokal yang terdapat dalam definisi PEL tidak merujuk    pada batasan wilayah administratif tetapi lebih pada peningkatan kandungan komponen lokal maupun optimalisasi pemanfaatan sumberdaya lokal.

(2)   PEL sebagai inisiatif daerah yang dilakukan secara partisipatif.

(3)   PEL menekankan pada pendekatan pengembangan bisnis, bukan  ada pendekatan bantuan sosial yang bersifat karikatif.

(4)   PEL bukan merupakan upaya penanggulangan kemiskinan secara langsung.

(5)   PEL diarahkan untuk mengisi dan mengoptimalkan kegiatan ekonomi yang dilakukan berdasarkan pengembangan wilayah, pewilayahan komoditas,    tata ruang, atau regionalisasi ekonomi.

Tujuan dan Sasaran PEL

  1. Terlaksananya upaya percepatan pengembangan ekonomi lokal melalui pelibatan pemerintah, dunia usaha, masyarakat lokal, dan organisasi masyarakat madani dalam suatu proses yang partisipatif.
  2. Terbangun dan berkembangnya kemitraan dan aliansi strategis dalam upaya percepatan pengembangan ekonomi lokal diantara stakeholder secara sinergis.
  3. Terbangunnya sarana dan prasarana ekonomi yang mendukung upaya percepatan pengembangan ekonomi lokal.
  4. Terwujudnya pengembangan dan pertumbuhan UKM secara ekonomis dan berkelanjutan.
  5. Terwujudnya peningkatan PAD dan PDRB.
  6. Terwujudnya peningkatan pendapatan masyarakat, berkurangnya pengangguran, menurunnya tingkat kemiskinan.
  7. Terwujudnya peningkatan pemerataan antar kelompok masyarakat, antar sektor dan antar wilayah.
  8. Terciptanya ketahanan dan kemandirian ekonomi masyarakat lokal.

Kelompok Sasaran

  • Investor luar: : Peraturan ttg kemudahan investasi, informasi prospek bisnis, kapasitas berusaha dan hukum, keamanan, kampanye, pusat pelayanan investasi
  • Pelaku Usaha Lokal : Modal, promosi, peningkatan teknologi, manajemen & kelembagaan
  • Pelaku Usaha Baru :Pelatihan kewirausahaan, pendampingan & monitoring, insentif, kecepatan ijin

 

Admin

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *