MONEV UMKM ANGGOTA KLASTER FEDEP KAB. PEMALANG MONEV UMKM ANGGOTA KLASTER FEDEP KAB. PEMALANG
Maksud dan Tujuan Monitoring dan Evaluasi : 1. Melakukan monitoring di lapangan terhadap pelaksanaan kegiatan UMKM anggota Klaster di FEDEP Kabupaten Pemalang; 2. Untuk... MONEV UMKM ANGGOTA KLASTER FEDEP KAB. PEMALANG

Maksud dan Tujuan Monitoring dan Evaluasi :
1. Melakukan monitoring di lapangan terhadap pelaksanaan kegiatan UMKM anggota Klaster di FEDEP Kabupaten Pemalang;
2. Untuk mengetahui masalah-masalah / hambatan yang dihadapi pelaku usaha
UMKM anggota Klaster FEDEP Kabupaten Pemalang;
3. Melakukan perbaikan atau pemecahan masalah yang terjadi di lapangan agar
UMKM anggota Klaster FEDEP Kabupaten Pemalang dapat lebih berkembang.
4. Menghimpun data atau informasi yang diperlukan untuk melakukan evaluasi.

Monev di laksanakan pada hari Rabu, Tanggal 31 Oktober 2018

Hasil dari Monov UMKM anggota klaster FEDEP Kabupaten Pemalang

Padi Sehat di Kelurahan Petarukan Kecamatan Petarukan

Dalam rangka peningkatan produktivitas padi di Kabupaten Pemalang, Petani Padi Sehat di Kelurahan Petarukan telah membentuk kelompok tani dengan nama Warna Jaya, jumlah anggota kelompok sebanyak kurang lebih 20 orang, jenis padi sehat yang telah diproduksi yaitu Pandan Wangi, Mentik Susu, Beras Merah, dan Beras Hitam. Sebagai ketua kelompok Saudara Warnoto beralamay di Kebonsari Kelurahan Petarukan Kabupaten Pemalang.
Kegiatan Kelompok padi sehat ini telah bekerjasama dengan Bank Indonesia Tegal dan telah menjadi anggota klaster Pertanian Terpadu FEDEP Kabupaten Pemalang. Bank Indonesia Cabang Tegal sangat mendukung sekali pengembangan padi sehat untuk kelompok Warna Jaya Petarukan, direncanakan pengembangan padi sehat, beras merah dan beras hitam di seluruh Kabupaten Pemalang, sehingga membutuhkan dukungan dari dinas teknis terkait.
Dalam hal ini dukungan yang dibutuhkan petani pada kelompok Warna Jaya Petarukan dari Dinas Pertanian Kabupaten Pemalang berupa pembinaan, pelatihan, dan fasilitasi badan hukum kelompok petani Warna Jaya serta fasilitasi sarana dan prasarana yang mendorong berkembangnya padi sehat di Kabupaten Pemalang.Ketua kelompok tani Warna Jaya Petarukan menghendaki adanya pelatihan tentang penanaman padi sehat anggar semua anggota kelompok tani padi sehat dapat mengembangkannya dengan hasil yang lebih baik.
Permasalahan yang dihadapi adalah kurangnya pembinaan dan dorongan dari dinas teknis sehingga kelompok tani tersebut hampir kurang bersemangat, namun demikian kelompok tani ini tetap berjalan dengan baik dan mendapat dukungan dari BI Cabang Tegal serta Pemerintah Provinsi DIY.
Saran dan tindak lanjut dari Bappeda Kabupaten Pemalang agar kelompok tani padi sehat Warna Jaya Petarukan tetap bersemangat dalam berupaya membantu Pemerintah Kabupaten Pemalang untuk meningkatkan produktivitas padi serta mendorong agar segera dibuatkan Badan Hukum nama Kelompok Tani Padi Sehat Warna Jaya Petarukan ke Notaris.

Olahan Jahe Merah di Desa Pegundan Kecamatan Petarukan.

Dalam rangka menciptakan daya saing daerah dan inovasi desa di Kabupaten Pemalang, telah mulai berkembang industri pengolahan Jahe Merah di Desa Pegundan Kecamatan Petarukan dengan nama usaha TBS Sari Husada dengan pemilik dari usaha ini yaitu Bapak Karyono, Kegiatan usaha TBS Sari Husada ini antara lain pembuatan bermacam-macam olahan yang berbahan baku dasar jahe merah seperti minuman sirup, serbuk dan lainnya yang dikemas dengan baik. Usaha ini telah memiliki ijin dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pemalang dan bersertifikat halal.
Kapasitas produksi usaha ini masih sangat terbatas tergantung dari bahan baku, setiap hari nya hanya mampu memproduksi 8 kg, sehingga belum dapat memenuhi seluruh permintaan pasar yang cukup besar. Bahan baku jahe merah didatangkan dari Kecamatan Pulosari dan sekitar Desa Pegundan. Usaha Jahe Merah ini sudah menjadi anggota Klaster FEDEP Kabupaten Pemalang dan sering mengikuti pembinaan dan pameran-pameran.
Permasalahan yang dihadapi adalah terbatasnya bahan baku dan mesin produksi yang masih tradisional sehingga belum mampu memenuhi permintaan pasar yang cukup besar. Saran tindak lanjutnya adalah mencoba mengembangkan untuk tanaman jahe merah dan mengusulkan bantuan peralatan pembuatan olahan jahe merah kepada dinas teknis terkait baik di tingkat Kabupaten maupun Provinsi.
Produk Olahan Perikanan di Desa Nyamplungsari

Anggota Klaster makanan olahan perikanan di Desa Nyamplungsari Kecamatan Petarukan berkembang cukup pesat dengan merek produk KASEM sedangkan produknya meliputi kerupuk, nuget, terasi, bakso dan rebon. Pemasarannya meliputi 18 supermarket di Jawa Tengah, DIY dan DKI. Sedangkan kapasitas produksinya seperti terasi mencapai 1 Ton setiap bulannya, untuk penjualan produk rata-rata mencapai 80 jutaan setiap bulannya.
Pada saat ini tempat KASEM ini menjadi lokasi penelitian bagi mahasiswa Sekolah Tinggi Perikanan Pusat, diharapkan dengan adanya penelitian ini dapat meningkatkan produktivitas olahan perikanan sehingga mampu memenuhi permintaan pasar yang cukup besar, terutama pada penyediaan bahan baku terasi yang masih sangat terbatas.
Permasalahan yang dihadapi adalah tempat produksi yang belum secara keseluruhan steril sehingga kesulitan dalam mendapatkan setifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) dan sangat berharap dapat mengembangkan lahan untuk tempat produksi yang layak.
Saran tindak lanjut, agar berkoordinasi dengan dinas teknis baik di tingkat Pusat, Provinsi maupun di tingkat Kabupaten berkaitan dengan permasalahan-permasalahan tersebut.

IMG_0012 IMG_0013 IMG_0017 IMG_0018 IMG_0019 IMG_0020 IMG_0021 IMG_0022 IMG_0027 IMG_0028 IMG_0029 IMG_0038 IMG_0044 IMG_0050 IMG_0051 IMG_0057 IMG_0063 IMG_0064 IMG_0066 IMG_0074 IMG_0081 IMG_0083 IMG_0092

Administrator

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *