BDS Fedep Memotivasi Inovasi Pariwisata Desa di Program Inovasi Desa BDS Fedep Memotivasi Inovasi Pariwisata Desa di Program Inovasi Desa
Kabupaten Pemalang tersebar dalam 14 Kecamatan , masing masing memiliki Potensi unggulan ; diantaranya Kuliner, Budaya, kesenian lokal, pariwisata, dll. Dalam kegiatan PPID yang... BDS Fedep Memotivasi Inovasi Pariwisata Desa di Program Inovasi Desa

Gambar mungkin berisi: 4 orang, termasuk Elman Prasetyo, orang berdiri dan dalam ruangan

Kabupaten Pemalang tersebar dalam 14 Kecamatan , masing masing memiliki Potensi unggulan ; diantaranya Kuliner, Budaya, kesenian lokal, pariwisata, dll. Dalam kegiatan PPID yang dilaksanakan selama tiga  18, 19 dan 20 Desember di Tiga Kecamatan yaitu Kecamatan Watukumpul, Kecamatan Belik, dan Kecamatan Randudongkal. Adapun potensinya sebagai berikut ;

  1. Kecamatan Randudongkal ; memiliki obyek obyek wisata yang tersebar diantaranya ; wisata rafting, wisata alam, wisata kesenian budaya, untuk produk unggulan diantaranya, durian warungpring, berbagai olahan berbahan dasar nanas (sirup, selai, cooktail, wajik, kerupuk, dll).
  2. Kecamatan Watukumpul ; Memiliki obyek obyek wisata yang tersebar diantaranya ; wisata alam seperti bukit isawa, telaga rengganis, watu sewidak, jembatan pelangi, kedung bunder, wisata religi maqam mbah hadiyana natas angin, maqam mbah tepus natas angin, maqam mbah ranggajati, dan wisata kesenian budaya seperti ketoprak watukumpul, sendra tari ki Ageng seka, tari dewi renggannis.
  3. Kecamatan Belik ; memiliki potensi unggulan seperti jurug sijajar, curug kidang, taman wisata verata, gunung jimat, jambe kembar, curug bengkawah, telaga silating dan kesenian kuda kepang, serta potensi nanas madu.

Disampaikan Oleh Elman Prasetyo (BDs – Fedep) ; Fedep memiliki pola pengembangan potensi lokal yang dimunculkan dalam 4 klaster diantaranya ; Klaster Pariwista Terpadu, Klaster Pertanian Terpadu, Klaster konveksi, dan klaster makanan olahan. Dalam konsep pengembangan PEL fedep  bagaimana PPID bisa sinkronisasi program terutama mengembangkan inovasi untuk bersinergi dengan pola klaster yang sudah dibentuk. Inovasi yang dimunculkan bertahap dengan memetakanpotensi potensi lokal yang ada.

Gambar mungkin berisi: 2 orang, termasuk Elman Prasetyo, orang duduk

Dalam Kegiatan tersebut ada satu pola inovasi yang didorong untuk muncul kuat yaitu sektor Pariwisata, kita melihat salah satu alasan kenapa sektor pariwisata tersebut diambil karena sektor pariwisata memilki multi efek bagi potensi potensi lainnya, nantinya akan tersentuh senua apabila sektor pariwisata ini tergarap baik.

Elman menambahkan ; Inisian bagaimana sektor pariwisata ini bisa menjadi pola pengembangan PEL serta inovasi yang efektif yaitu dengan TIC = Torism Information Center, yang itu nantinya menjadi pintu masuk bagi wisatawan yang akan berkunjung ke potensi potensi wisata yang ada di Pemalang, TIC juga menjadi tempat promosi, tempat inovasi, TIC menyusun bagaimana pola marketing yang akan digunakan.

Terakhir di Penyampaiannya ; Paket Wisata  akan dipilih sebagai salah satu strategi pemasaran potensi unggulan desa yang sangat tepat, karena di Paket Wisata akan dikelompokan berbagai potensi dari obyek wisata, kuliner/produk umkm desa, kesenian budaya, dan kegiatan keseharian masyarakat lokal yang kesemuanya aitu akan memilki nialai jual ekonomi, sehingga semua sektor tersentuh hidup.

Gambar mungkin berisi: 5 orang, termasuk Elman Prasetyo, orang duduk dan dalam ruangan

  1. Rencana Tindak Lanjut :
  • Melakukan upaya penguatan kemampuan Penggiat Wisata dan Pelaku Wisata Lokal khususnya Pokdarwis dan peran usaha kreatif muda untuk bisa berperan aktif dalam pengembangan ekonomi lokal berbasis potensi Desa melalui aktifitas Wisata.
  • Merumuskan kegiatan lanjutan untuk pemetaan potensi lokal yang ada kemudian dikelompokan dalam berbagai kelompok kegiatan paket wisata.

Administrator

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *