Festival Mercon Bung Kembali Hidupkan Suasana Pedesaan Tempo Dulu – Desa Wisata Penggarit Festival Mercon Bung Kembali Hidupkan Suasana Pedesaan Tempo Dulu – Desa Wisata Penggarit
Kabupaten Pemalang menjadi salah satu daerah yang juga terus optimis dalam mengembangkan sektor Pariwisata ini, Potensi Pariwisata Pemalang dari sisi utara yaitu Laut (Pantai),... Festival Mercon Bung Kembali Hidupkan Suasana Pedesaan Tempo Dulu – Desa Wisata Penggarit

3

Kabupaten Pemalang menjadi salah satu daerah yang juga terus optimis dalam mengembangkan sektor Pariwisata ini, Potensi Pariwisata Pemalang dari sisi utara yaitu Laut (Pantai), Kemudian ada produk kerajinan lokal yang mendunia seperti sarung goyor, produk makanan olahan, dan di daerah selatan juga kita bisa jumpai berbagai sektor pariwisata yang sudah muncul dan tumbuh, pengunungan dan perbukitan yang masih asri menjadi obyek utama yang sekarang sudah banyak di inovasi menjadi obyek obyek unggulan yang kekinian dengan spot spot selvi, fasilitas penunjang penginapan, dll.

Potensi Pariwisata di Pemalang didukung dengan dukungan masyarakat lokal langsung yang sekarang ini banyak muncul dan tumbuh Desa Wisata – Desa Wisata. Desa Wisata yang banyak dikelola tidak hanya memanfaatkan potensi alam, namun juga potensi kearifan lokal yang sekarang ini banyak kita jumpai berbagai pilihan paket wisata di Desa Wisata.

Desa Wisata Penggarit merupakan salah satu Desa Wisata yang ada di Kabupaten Pemalang yang mengemas potensi Budaya dan kesenian lokal sebagai kekuatan Daya Tarik nya, selain itu ada juga obyek wisata benowo park yang didalamnya terdapat banyak obyek seperti Lapangan tembak, taman labirin, taman kelinci, kolam pemancingan, dan kawasan wisata religi Pangeran Benowo.

Inovasi terus dikembangkan di Desa Wisata ini salah satunya bagaimana Desa Wisata Penggarit terus berusaha bebenah dari sisi aktifitas Wisata yang sengaja dibangun, salah satunya adalah agenda agenda Event Wisata baik skala tahunan dan bulanan. Pada setiap dua tahun sekali di Desa Wisata Penggarit rutin mengadakan acara Festival Mangga, dan diacara bulanan rutin mengadakan acara Pasar Kamis Wage dilanjut wisata religi malam jumat kliwon.

Kegiatan aktifitas wisata lokal di Desa Wisata Penggarit terus dikembangkan mengikuti trend wisatawan yang sedang berkembang, dan pada akhir bulan Ramadhan tahun ini mendekati moment liburan Hari Raya Idul fitri, Desa Wisata Penggarit telah mengemas satu aktifitas wisata lokal melalui kaegiatan Festival Mercon Bung (Bambu). Sekali lagi Desa Wisata ini mencoba kembali mengangkat nilai nilai sejarah jaman dulu yang mana pada jaman dulu di Desa ini banya memiliki sejarah tidak hanya perjuangan melawan penjajah, namun juga sejarah permainan anak jaman dulu.

4

Festival Mercon Bung (Bambu), sebuah Event permainan tradisional yang memiliki sisi sejarah cukup kuat dengan perjuangan pejuang kemerdekaan dulu, dimana mercon bung atau dalam hal ini Petasan Bambu, sering digunakan sebagai alat untuk mengecoh tentara belanda, Suara letupan mercon Bung yang begitu keras menggema sehingga membuat tentara belanda menganggap sebagai meriam.

Pada Event Festival Mercon Bung (Bambu) ; kembali pengunjung wisata di Desa Wisata Penggarit bernostalgia kembali ke jaman dulu, mengingat sejarah, kemudian melestarikan nya. Acara Festival Mercon Bung (Bambu) ini cukup sukses dan meriah , dibuka langsung oleh Bupati Pemalang ; Junaedi, SH, MM yang secara simbolis mengawali pembukaan dengan menyalakan salah satu mercon bung yang memilki suara keras. Kemudian acara dilanjutkan dengan menseleksi peserta peserta yang telah berhasil menyalakan mercon bung dengan suara keras, serta lontaran peluru bola yang paling jauh kemudian diukur untuk dijadikan pemenang utama, dengan hadiah utama adalah seekor kambing, serta hadiah lainnya berupa palawija dan hasil bumi Desa Wisata Penggarit.

Menurut Kades Penggarit ; Sdr.Imam , bahwa acara Festival Mercon Bung (Bambu) ini akan rutin digelar setiap tahunnya tepat dibulan Ramadhan.

 

Editor : IG / Elman Prasetyo

Administrator

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *