Forum Rembug Klaster Pariwisata (FRK) Serap Aspirasi Pelaku Wisata di Kab.Pemalang Forum Rembug Klaster Pariwisata (FRK) Serap Aspirasi Pelaku Wisata di Kab.Pemalang
Kabupaten Pemalang memiliki berbagai potensi yang diunggulkan dari luas wilayahnya, seperti laut dan pegunungan, berbagai potensi potensi tersebut telah banyak yang sudah digarap baik... Forum Rembug Klaster Pariwisata (FRK) Serap Aspirasi Pelaku Wisata di Kab.Pemalang

13

Kabupaten Pemalang memiliki berbagai potensi yang diunggulkan dari luas wilayahnya, seperti laut dan pegunungan, berbagai potensi potensi tersebut telah banyak yang sudah digarap baik untuk kegitan industri, pengolahan, dan kepariwisataan. Disektor pariwisata daerah pantai dan daerah Pegunungan menjadi salah satu objek pilihan yang diunggulkan seperti pesisir pantai widuri, nyamplungsari, mojo, dan kaliprau, sedangkan untuk daerah Pegunungan seperti curug bengkawah, curug sibedil, pemandian moga, pemalang views, bukit isawa watukumpul, gunung tenong, perkebunan teh, pacuan kuda, rest area balegandrung, dll.

Di Kegiatan Forum Rembug Klaster (FRK) yang dilaksanakan di Desa Wisata Sikasur mencoba membanbun sebuah komunikasi dan perhatian dalam kegiatan Pariwisata lokal, Komunukasi yang dibangun agar dapat memonitoring sejauh mana perkembangan kepariwisataan di Kab.Pemalang, serta inovasi inovasi lanjutan yang terus dikembangkan.

14

Perkembangan di Desa Wisata Sikasur ini, layak menjadi percontohan bagi Desa Wisata yang ada di Kabupaten Pemalang, terutama bagaimana sinergisitas yang dibangun antara Pemerintah Desa dengan masyarakatnya yang telah memahamkan makna Sapta Pesona Wisata dan mengimplementasikannya. Dan salah satu yang menjadi unggulan adalah Wisata Alam Kampung Cubeng, menawarkan konsep outbond kuliner dan view Pemandangan alam Pemalang dan juga atraksi kesenian budaya lokal.

Dalam Forum Dialog kami mendatangkan Narasumber dari Caventer.Id – Jakarta ; sebuah organisasi yang bergerak pada kegiatan Promosi Pariwisata berbasis Potensi Desa. Beliau akrab disapa ‘Mas Kelik. Beliau menyampaikan banyak hal terkait bagaimana membangun sinergitas antar pelaku wisata, konsep promosi, dan manajemen pengelolaan Desa Wisata.

Dalam bahasan sinergitas pelaku wisata lokal ; secara garis besar disampaikan beliau bahwa wadah FRK seperti ini merupakan salah satu contohnya, kemudian yang paling penting adalah memanfaatkan teknologi yang berkembang untuk berinteraksi antar satu dengan lainnya, bisa seperti contoh Group Whats UP, Fb, Instragram, dan medsos lainnya, setelah itu adalah tindak lanjut bagaimana forum yang tidak hanya menjadi obrolan tapi bagaimana Fedep bisa mewadahi kemudian menjadi penyambung untuk ada tindak lanjut dari pengampu kebijakan yaitu Dinas teknis.

Terkait Pembahasan Manajemen Pengelolaan Desa Wisata dari Caventer.Id ; peran pokdarwis sangat penting menjadi ujung tombak bagaimana pengelolaan Desa Wisata berorientasi pada output yang berdampak terhadap Pengembangan Ekonomi Lokal di Desa, dampak lanjutan yang memiliki nilai Ekonomi harus diutamakan agar kesadaran masyarakat untuk saling mendukung perkembangan Pariwisata yang sedang berjalan.

Dalam sesi diaolog cukup interaktif dimana setiap anggota klaster dari masing-masing Desa Wisata memaparkan Potensi Daya Tarik Wisata serta program program yang akan dilaksanakan, kemudian juga inovasi yang sedang direncanakan.

15

Melihat hal tersebut FEDEP selaku Forum yang menaungi Desa Wisata akan terus membangun komunikasi dengan desa wisata Lawangrejo untuk memonitoring evaluasi kegiatan yang sudah berjalan, sekaligus melaporkan pada dinas teknis agar kedepan partisipasi Dinas teknis dalam kegiatan seperti ini bisa sumbangsih penuh, Serta promosi kegiatan kunjungan wisata tersebut baik melalui online maupun offline.

 

Editor : IG / Elman Prasetyo

Administrator

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *