Tingkatkan Promosi Produk Pariwisata, Klaster Pariwisata Bangun Akses di FK Deswita Jateng Tingkatkan Promosi Produk Pariwisata, Klaster Pariwisata Bangun Akses di FK Deswita Jateng
FK DESWITA JATENG adalah salah satu kegiatan forum pertemuan Penggiat Pelaku Wisata Klaster Pariwisata yang biasa diadakan rutin melibatkan semua Kab/Kota se Jawa Tengah,... Tingkatkan Promosi Produk Pariwisata, Klaster Pariwisata Bangun Akses di FK Deswita Jateng

DSC_1534

FK DESWITA JATENG adalah salah satu kegiatan forum pertemuan Penggiat Pelaku Wisata Klaster Pariwisata yang biasa diadakan rutin melibatkan semua Kab/Kota se Jawa Tengah, banyak hal yang dicapai dalam forum ini selain diataranya adalah pemaparan masing-masing Kab/Kota terkait Produk Pariwisata Klaster Pariwisata di daerahnya.

Di FK Deswita Tahun 2019 yang dilaksanakan di Desa Wisata Kampung Bahasa Pakel Kecamatan Karangpandan Kabupaten Karanganyar Solo Raya , Jawa Tengah , berlangsung selama 2 hari dari tanggal 30 – 31 Agustus 2019 berusaha merumuskan beberapa sub masalah dalam pengembangan produk Klaster Pariwisata dalam hal ini Desa Wisata, Kemudian dilakukan dialog diskusi forum bangaimana mencari solusi dengan melibatkan berbagai stakeholder pendukung kegiatan Pariwisata yang ada di Jawa Tengah. ,

Hadir dalam acara forum ini 32 Kab/Kota di Jawa Tengah dengan mengenalkan berbagai produk pariwisata nya salah satu diantara nya adalah Desa Wisata unggulannya. Untuk mendukung acara forum Desawita diacara ini dihadirkan berbagai Tokoh salah satunya pengampu kebijakan penyusun anggaran dari Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah, kemudian Bappeda Provinsi dan Disparpora Provinsi.

DSC_1488

Disampaikan oleh Komisi B DPRD Prov.Jateng ; bahwa peluang Pertumbuhan Pariwisata di Indonesia sekarang ini tumbuh sangat baik, dimana sektor Pariwisata sudah menjadi sektor unggulan di Indonesia yang dukungannya tidak hanya dari Daerah tetapi juga dari Pusat, disinggung terkait dukungan dari Daerah terhadap dukungan Pariwisata yang tumbuh di Jawa Tengah, Komisi B telah mensepakati tentang adanya Perda yang mengatur dukungan materil terhadap pariwisata lokal tersebut, salah satunya Desa Wisata, dimana dalam butir tersebut mengatur tentang bantuan insetif bagi Desa Wisata senilai Rp. 100.000.000,- / Desa Wisata di Jawa Tengah.

Menambahkan bahwa pertumbuhan Desa Wisata di Jawa Tengah tumbuh sangat bagus, tercatat ada 229 Desa Wisata. Gubernur Jawa Tengah ; Ganjar Pranowo menargetkan 500 Desa Wisata tumbuh di Jawa Tengah. Dukungan insentif melalui Perda Desa Wisata tersebut akan mendukung realisasi dari target Gubernur sebanyak 500 Desa Wisata. Sejalan dengan Perda tersebut Gubernur mempunyai harapan, bagaimana sinergitas harus dibangun antar SKPD Pengampu kebijakan untuk mendukung bagaimana program Pemerintah Provinsi dalam menumbuhkembangkan Desa Wisata di Jawa Tengah

Kegiatan FK Desswita Jawa Tengah yang rutin dilaksanakan ini, sudah ke 19 Kalinya, dan ada harapan untuk tuan rumah selanjutnya adalah Kabupaten Pemalang, mengingat Geliat Wisata di Kabupaten Pemalang sedang tumbuh sangat baik sehingga perlu didukung adanya kegiatan yang mengenalkan potensi Pariwisata Pemalang secara keseluruhan salah satunya melalui FK Deswita ini ditingkat Provinsi Jawa Tengah.

DSC_1476

Dalam Paparan di FK Deswita, Pemalang melalui BDS Klaster Pariwisata ; Elman Prasetyo, menyampaikan tentang Poitensi Pariwisata Pemalang yang tumbuh, salah satunya di Event Event Pariwisata Lokal Pemalang, ada 11 Event Wisata Budaya yang telah menjadi agenda wisata Pemalang, tersebar pelaksanaanya di 11 Desa Wisata yang ada, salah satu diantaranya adalah Event Festival Wong Gunung, yang merupakan sudah menjadi Event Skala Nasional dilaksanakan di Tanggal 7 – 8 September 2019 ini.

Kemudian juga menyampaikan terkait produk Wisata yang telah disusun berupa Paket Wisata Pemalangan, yang memang akan menjadi pintu masuk, sumber informasi bagi Wisatawan luar Pemalang yang ingin berwisata ke Pemalang.

Kegiatan FK Deswita Jawa Tengah ini melibatkan masyarakat lokal tempat lokasi, sebagai tempat untuk istirahat tamu atau kita biasa menyebutnya Home Stay. Konsep Home Stay ini adalah bentuk servis bagaimana Desa Wisata yang menjadi tempat lokasi Fk Deswita ingin mengenalkan kearifan lokal desa nya, keramah tamahan masyarakatnya dalam menyambut tamu atau wisatawan yang hadir, sekaligus menjadi konsep pemberdayaan masyarakat dalam kegiatan ekonomi lokal yang dihasilkan dari home stay tersebut.

Diakhir acara diskusi, disusun pola kebutuhan yang diajukan peserta FK Deswita kepada StakeHolder terkait salah satunya Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah, pola Kebutuhan ini menjadi materi yang akan dibawa Komisi B DPRD dalam menyusun Skala Prioritas Kebijakan untuk mendukung Pariwisata DAERAH Jawa Tengah tumbuh yang berdampak terhadap Pertumbuhan Ekonomi di masyarakat lokal.

Pada acara penutup seluruh peserta diajak untuk visit Tour, melihat secara keseluruhan potensi wisata di Desa Wisata Kampung Bahasa, Pakel Karanganyar, dengan mengunjungi berbagai obyek wisata yang ada di daerah tersebut, didampingi Guide Lokal Desa tersebut.

Administrator

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *