PEL Bappeda, Kunjungi Potensi Unggulan Desa Cawet Kec.Watukumpul PEL Bappeda, Kunjungi Potensi Unggulan Desa Cawet Kec.Watukumpul
  PEL – BAPPEDA ; Kecamatan Watukumpul salah satu Kecamatan di Daerah Selatan Kabupaten Pemalang, yang sangat dikenal oleh Masyarakat luas sebagai salah satu Kecamatan... PEL Bappeda, Kunjungi Potensi Unggulan Desa Cawet Kec.Watukumpul

 

web1

PEL – BAPPEDA ; Kecamatan Watukumpul salah satu Kecamatan di Daerah Selatan Kabupaten Pemalang, yang sangat dikenal oleh Masyarakat luas sebagai salah satu Kecamatan penghasil produk Sapu Glagah, Kecamatan Watukumpul banyak tumbuh subur rumput rumput Glagah yang menjadi bahan dasar dari pembuatan Sapu Glagah, hampir di 15 Desa yang ada di Kecamatan Watukumpul rata rata masyarakatnya secara keseluruhan berprofesi sebagai pengrajin Sapu Glagah. Selain Potensi Sapu Glagah alam nya yang indah juga sudah mulai banyak dikemas spot spot daya tarik wisata alam, seperti bukit wisata penjalin mas, bukit wisata isawa, Watu sewidak dan potensi wisata Religi yang juga menjadi icon di Kecamatan ini ; Maqam Hadiyana Natas Angin.

Tumbuh suburnya Kesenian Budaya lokal di Kecamatan Watukumpul juga menjadi salah satu potensi yang sudah cukup dikenal masayarakat luas sebagai Kecamatan Budaya karena banyak dijumpai pelaku pelaku kesenian lokal Kuda lumping janturan, sintren, karawitan, lengger, dll.

Selain Budaya dan berbagai produk lainnya yang mulai tumbuh di Wilayah Kecamatan Watukumpul, salah satunya yang sudah mulai dikenal masyarakat luas adalah terhadap potensi yang ada di Desa Cawet, potensi tersebut yaitu Produk Kopi dan Produk Budidaya Jamur Tiram. Kopi yang ada di Desa Cawet memiliki brand merk nama yang cukup unik yaitu Kopi Pesing ; diambilnya nama Pesing karena identik dengan aroma kopi yang kuat dan rasa pahit kopi khas, Kopi yang ditanam di Desa Cawet adalah jenis kopi arabica dan robusta. Belum banyak jenis yang dikembangkan mengingat pengembangan kopi di Desa Cawet masih dalam tahap perluasan area tanam.

Kemudian untuk Produk Kopi sendiri kapasitas pemasaran sebenar nya dari permintaan sudah cukup banyak, namun keterbatasan alat produksi yang masih menggunakan alat gilingan manual membuat pesanan kopi cawet belum bisa memenuhi permintaan Pasar saat ini. Adanya upaya keseriusan Desa juga menjadi spirit bagi UMKM pengolah kopi cawet, agar bisa dikembangkan melalui dana Desa ataupun lainnya.

 

web2

Sedangkan untuk Produk Jamur di Desa Cawet, adalah Jamur Budidaya, kita bisa jumpai ada 2 rumah Budidaya Jamur Tiram di Desa Cawet, masing masing rumah budidaya jamur ini bisa menghasilkan 50 – 60 Kg / Hari. Yang itu dipasarkan di area Kecamatan Watukumpul dan Pemalang. Permintaan untuk Jamur Tiram di Pemalang dan luar Pemalang juga cukup banyak, sehingga produk hasil budidaya ini tidak sulit untuk dipasarkan. adanya strategi untuk meningkatkan nilai jual nya adalah upaya menciptakan turunan makanan olahan produk jamur tiram ini menjadi salah satu produk oleh oleh khas Pemalang, yang ini sedang mulai dijajaki oleh pembudidaya jamur tiram ini.

Kegiatan kunjungan tersebut menjadi bahan laporan terhadap perkembangan produk PEL di Kabupaten Pemalang. Kemudian Melihat hal tersebut FEDEP selaku Forum yang menaungi Klaster PEL Kabupaten Pemalang akan terus membangun komunikasi dengan desa desa wisata yang ada di Kabupaten Pemalang untuk memonitoring evaluasi kegiatan yang sudah berjalan, sekaligus melaporkan pada dinas teknis agar kedepan partisipasi Dinas teknis dalam kegiatan seperti ini bisa sumbangsih penuh, Serta promosi kegiatan kunjungan wisata tersebut baik melalui online maupun offline.

web3

 

Editor : Elman Prasetyo

Administrator

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *