Si Emas Hijau Yang Terus Dibudidayakan, Di Kabupaten Pemalang Si Emas Hijau Yang Terus Dibudidayakan, Di Kabupaten Pemalang
Pemalang, Istilah Emas Hijau mungkin bagi sebagian orang masih menjadi sesuatu yang baru, istilah ini muncul saat kami berkunjung ke salah satu Klaster Pertanian... Si Emas Hijau Yang Terus Dibudidayakan, Di Kabupaten Pemalang

W2

Pemalang, Istilah Emas Hijau mungkin bagi sebagian orang masih menjadi sesuatu yang baru, istilah ini muncul saat kami berkunjung ke salah satu Klaster Pertanian di Kabupaten Pemalang, adalah Budidaya Pohon Gaharu. Gaharu dianggap sebagai Si Emas Hijau disampaikan oleh ; Tommy selaku Ketua dari Komunitas Trisula Gaharu Pemalang, karena Gaharu memiliki nilai Ekonomi yang sangat tinggi, baik dari Daun nya, Ranting, buah (biji), hingga batang nya, yang memiliki permintaan pasar Ekspor cukup tinggi.

Salah satu yang menurut kami baru di Kabupaten Pemalang,  Budidaya Pohon Gaharu ini  beralamat di Desa Pegongsoran Kecamatan Pemalang Kabupaten Pemalang, Telp : +62 852 2606 6166. Komunitas Trisula Gaharu Pemalang terus mengembangkan Kemitraan Jaringan nya dengan Masyrakat baik lokal nataupun di luar Kabupaten Pemalang.

Komunitas Trisula Gaharu, sudah berdiri merintis di Kabupaten Pemalang sejak tahun 2013. Gaharu menjadi komoditi yang sebenarnya sudah diminati sejak jaman dulu, dan menjadi salah satu ekspor unggulan produk kayu khas dalam negeri. namun keterbatasan pemahaman masyarakat tentang potensi nilai ekonomi dari Gaharu ini sendiri masih rendah (terutama cara Pembudidayaan nya), sehingga ekspor Gaharu di Indonesia khususnya masih mengandalkan stok dari yang tumbuh dialam liar seperti di hutan hutan pedalaman.

Menanggapi permintaan ekspor yang begitu tinggi,  Komunitas melakukan  kerjasama tanam dalam sistem kemitraan, lahan disediakan oleh masyarakat dan Komunitas menyediakan Bibit serta teknologi perawatan nya, sampai pada pembelian hasil panen gaharu yang dihasilkan. Prospek Gaharu sangat bagus karena permintaan ekspor dari luar cukup tinggi sedangkan ketersedian bahan baku di dalam negeri masih sedikit. Dari 27 jenis Pohon Gaharu 2 diantaranya adalah endemik asli Indonesia.

Berapa Sih Harga Jual Dari Pohon Gaharu ini ??

Harga Jual Batang Gaharu, dihargai dengan Harga Per Kg, yang berkisar dari harga termurah dari Rp. 500.000 , sampai harga termahal Rp. 15.000.000,-. Kemudian harga Daun Gaharu, Ranting, sapai pada Buah nya (biji) yang juga  Per Kg pada kisaran harga Rp. 50.000,- an

w1

Kreatifnya di Pemalang melalui Komunitas Trisula Gaharu, hasil panen daun, ranting, dan juga Buah (biji) diolah menjadi berbagai aneka turunan produk seperti minyak wangi, Teh, serta buah dari pohon gaharu yang diolah menjadi Kopi Gaharu, dan berbagai aneka handycraft (Tasbih, Gelang, Pipa roko, cicin, Dupa, dll).

inilah mengapa Pohon Gaharu di namakan “Si Emas Hijau .

Kemudian ada program yang sudah dijalankan komunitas, yaitu 1 rumah 5 pohon gaharu , program yang selain sebagai penghijauan lingkungan , juga menjadi penguatan ekonomi lokal dimasyarakat, dimana masyarakat memiliki tabungan investasi berupa pohon gaharu yang bisa di panen pada jenjang usia pohon 4 Tahun untuk Daun dan Biji, dan Panen Kayu pada usia 7 Tahun. Dan  sudah ada 150 Kemitraan yang sudah dibangun dengan masyarakat lokal tersebar di Kabupaten Pemalang.

Tumbuh Kembang nya Komunitas Trisula Gaharu di Pemalang, ini perlu mendapat perhatian lebih serta support dari Pemda, karena nilai investasi yang bisa dikembangkan di masyarakat lokal bisa mengangkat Pengembangan Ekonomi Lokal (PEL) di Kabupaten Pemalang.

 

Penulis :Elman Prasetyo

Administrator

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *