Komisi B dan Klaster Pertanian ; Angkat kembali potensi serat nanas madu untuk di Kembangkan Komisi B dan Klaster Pertanian ; Angkat kembali potensi serat nanas madu untuk di Kembangkan
Pemalang, merupakan Kabupaten  yang memiliki potensi unggulan di sektor Pertanian disamping juga ada potensi unggulan lainnya, dan siapa yang tidak mengenal Nanas Madu ?... Komisi B dan Klaster Pertanian ; Angkat kembali potensi serat nanas madu untuk di Kembangkan

serat nanas 3

Pemalang, merupakan Kabupaten  yang memiliki potensi unggulan di sektor Pertanian disamping juga ada potensi unggulan lainnya, dan siapa yang tidak mengenal Nanas Madu ? Potensi Nanas Madu ini yang juga punya andil mengangkat nama Kabupaten Pemalang di Indonesia, dan fenomena sekarang ini Nanas Madu asli Pemalang sudah banyak dijumpai diberbagai kota terutama di wilayah pulau jawa yang dijajakan oleh pedagang kaki lima.

Nanas Madu yang dijual oleh pedagang kaki lima adalah nanas madu yang masuk grade paling bawah, sedangkan nanas madu yang masuk grade unggulan masuk di industri pengolahan seperti untuk selain nanas morin, serta diekspor ke timur tengah.

serat nanas 7      serat nanas 6

Selain nilai ekonomi nanas madu yang tinggi, ternyata di Kab.Pemalang pernah ada industri kecil rumahan pemanfaatan limbah daun nanas madu yang diolah untuk diambil serat nya dan dijadikan kain benang, yang nantinya menjadi bahan utama untuk baju (fashion). Industri rumahan pemintalan serat daun nanas madu dijadikan benang dikerjakan dirunahan oleh masyarakat dan memiliki nilai jual yang lumaya mahal berkisar diharga untuk 1 kg serat daun nanas berharga Rp. 1.000.000 – 1.500.000,- (ditingkat pengepul).

Pengolahan serat daun nanas menjadi benang sebenarnya sangat membantu lingkungan karena mempunyai dampak positif dapat mengolah limbah daun nanas madu disaat panen raya, kemudian juga hasil limbah dari pengolahan daun nanas madu menjadi kain, bisa dimanfaatkan untuk konsetrat pakan ternak.

Permintaan Pasar

Permintaan pasar untuk kain dari serat nanas madu sebenarnya cukup bagus karena kain dari serat nanas madu sangat kuat dibandingkan kain yang dari kapas, kualitas tersebut yang mempunyai nilai jual ekspor dan banyak industri kain terutama di wilayah Pekalongan secara continue memesannya.

Kendala di Pengolahan

Pasang surut nya kegiatan industri rumahan pengolahan benang dari serat daun nanas madu ini naik turun, belum berjalan aktif setiap harinya, masih terkedala dengan alat produksi yang masih manual sehingga untuk mendapatkan 1 kg benang dari serat nanas madu, butuh proses yang cukup lama.

serat nanas2

Fahmi Hakim, SH bersama Hj. Yaningsih anggota Komis B DPRD Kab. Pemalang dalam kunjungan tersebut bertemu langsung dengan masyarakat yang memproduksi serat daun nanas madu menjadi kain, dalam kunjungan nya tersebut beliau  berdiskusi dan menyerap harapan dari pengolah (masyarakat) ; aktifitas home industri tersebut harus disupport untuk terus berkembang karena bahan bakunya tidak sulit, kemudian juga secara hitung hitungan nilai ekonomi pengolahan potensi serat nanas madu punya nilai ekonomi yang cukup besar dengan potensi pasar yang masuk ke industri industri besar bahkan bisa ekspor ; (Fahmi) . disela sela diskusi “Dinas Pertanian Kab.Pemalang sempat ditelp langsung oleh beliau ; agar ada dukungan dinas teknis terhadap kegiatan Home Industri masyrakat tersebut.

 

red : elmanprasetyo/bds

Administrator

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *