Tilik Produk Oleh Oleh Wisata di Kecamatan Pulosari ; Produk Sale Pisang Basah Merk “Giyar” Tilik Produk Oleh Oleh Wisata di Kecamatan Pulosari ; Produk Sale Pisang Basah Merk “Giyar”
Sale Pisang merupakan salah satu produk olahan berbahan baku pisang, di UKM Giar Sale hanya menggunakan bahan baku pisang ambon. Secara umum ketersediaan bahan... Tilik Produk Oleh Oleh Wisata di Kecamatan Pulosari ; Produk Sale Pisang Basah Merk “Giyar”

10

Sale Pisang merupakan salah satu produk olahan berbahan baku pisang, di UKM Giar Sale hanya menggunakan bahan baku pisang ambon. Secara umum ketersediaan bahan baku pisang ambon ini cukup melimpah di wilayah Kec.Pulosari, namun setelah mengalami kekeringan panjang sekitar 7 (tujuh) bulan yang lalu ketersediaannya saat ini terbatas.

Kapasitas produksi sekali produksi pada mesin oven sale pisang yang digunakan adalah 70 biji. Harga satuan bahan baku pisang untuk sale Rp. 600 – 700,- dengan jenis pisang ambon. Sehingga sekali produksi dibutuhkan biaya bahan baku sebesar Rp. 49.000,-

Proses pembuatan sale pisang pertama pisang dikupas kemudian didiamkan disuhu ruang selama 3 jam (dimaksud agar kandungan air dalam buah pisang berkurang). Selanjutnya dimasukan kedalam mesin oven selama 20 jam : dengan suhu pertama 90˚C –  100˚C, dilanjutkan proses tahap kedua 70˚C –  80˚C. Setelah 20 jam maka Sale akan siap untuk dikemas kemudian dipasarkan. Kebutuhan bahan baku sekitar 1,5 Tabung Elpiji 3 kg dan harus dijaga secara seksama dalam waktu 20 jam. Apabila proses produksi (Pengovenan) kurang dari 20 jam maka Sale akan terlalu lunak, sehingga tidak bisa tahan lama. Sedangkan jika lebih dari 20 jam maka sale akan terasa keras sehingga berpengaruh terhadap rasa.

11

Harga jual dari pengusaha sebesar Rp. 15.000,- / 250 gr atau sebanyak 10 biji. Sehingga apabila 70 biji yang dibuat maka pengusaha memperoleh omset Rp. 105.000,- keuntungan yang diperoleh sekali produksi sekitar Rp. 105.000 – Rp. 49.000 (biaya bahan baku) – Rp. Rp.30.000 (biaya Gas Elpiji) – Rp. 1.000 (biaya pengemasan) – Rp. 15.000 (biaya transportasi) = Rp. 10.000,- . angka keuntungan tersebut pada kenyataannya harus dikurangi apabila terdapat barang yang direturn, sehingga jerih payah pengrajin selama lebih dari 20 jam hanya mendapatkan penghasilan kurang dari Rp. 10.000,-

Sampai saat ini Pemasaran produk Sale Pisang Giar baru mencakup daerah sekitar Kecamatan Pulosari, Purbalingga (Owabong), Obyek Wisata Guci dan kota P Terutama dilakukan dengan sistem pemasaran produk konsinyasi. Bahan utama Sale Pisang adalah Pisang ambon, kelangkaan pisang ambon serta pengrajin yang selama ini hanya bertumpu pada kulakan bahan baku di satu pasar (pasar pulosari), menjadikan kendala yang akhirnya mempengaruhi proses produksi. Pasar pulosari yang hanya buka 2 kali dalam seminggu, tidak bisa memberikan banyak bahan baku pisang ambon yang mencukupi.

Dalam hal produksi produk, Sale Pisang Giyar juga terkendala Peralatan produksi yang masih minim, minimnya peralatan produksi menjadikan kurang efisiennya dalam proses produksi. Sehingga produk yang dihasilkan belum bisa dalam kapasitas besar.

Administrator

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *