Analisis Potensi Desa Wisata (Sikasur, Bulakan, Mendelem, Clekatakan), STIEPARI Semarang Analisis Potensi Desa Wisata (Sikasur, Bulakan, Mendelem, Clekatakan), STIEPARI Semarang
Kabupaten Pemalang merupakan Kabupaten yang memiliki potensi Pariwisata yang sekarang ini terus berkembang, salah satunya adalah Potensi Pariwisata yang ada di Desa Wisata. Dimana... Analisis Potensi Desa Wisata (Sikasur, Bulakan, Mendelem, Clekatakan), STIEPARI Semarang

21

Kabupaten Pemalang merupakan Kabupaten yang memiliki potensi Pariwisata yang sekarang ini terus berkembang, salah satunya adalah Potensi Pariwisata yang ada di Desa Wisata. Dimana Kabupaten Pemalang memiliki 27 Desa Wisata yang sudah Ber SK Bupati. 27 Desa Wisata ini tersebar di beberapa kecamatan, diantaranya ; Kecamatan Ulujami, Ampelgading, Taman, Pemalang, Randudongkal, Bantarbolang, Belik, Moga, dan Pulosari.

Muncul nya 27 Desa Wisata tersebaut menjadi keseriusan Pemerintah Daerah dalam upayan untuk terus memajukannya, salah satunya dengan membangun kerjasama bersama STIEPARI Semarang, melalui kegiatan pegabdian masyarakat. Yang dilakukan dibeberapa Desa Wisata. Kegiatan Pegabdian masyarakat tersebut berupa pendampingan secara intens untuk Desa Wisata.

Adapun upayan pertama yang dilakukan sebagai dasar kegiatan pendampingan adalah ; penggalian potensi melalui kegiatan monev analisis potensi wisata desa/Desa Wisata. Analasis tersebut dilakukan dengan blusukan langsung ke Desa Wisata Desa Wisata yang ada, untuk memperoleh data data terkait potensi Desa.  Kegiatan yang dilakukan di 4 Desa, yaitu Desa Wisata Sikasur, Desa Wisata Bulakan, Desa Wisata Mendelem dan Desa Wisata Clekatakan ; bersama Team pengkaji yang melibatkan para akademisi, melihat langsung potensi yang ada di Desa Wisata, kemudian wawancara dengan Podarwis Desa Wisata, lalu menggali sisi sisi nilai kesenian, adat dan budaya lokal yang berkembang dan masih dilestarikan.

Selanjutnya data data yang diperoleh tersebut akan dikaji oleh team dari STIEPARI untuk selanjutnya akan dilaksanakan kegiatan FGD lanjutan terkait hasil dari kajian yang akan mengerucut pada pola skala kebutuhan Desa Wisata dan strategi pengembangan nya.

22

20

 

  1. Rencana Tindaklanjut

Sehubungan hal tersebut di atas, maka rencana tindaklanjutnya antara lain adalah:

  • Melakukan koordinasi dengan OPD teknis untuk penguatan Desa Wisata.
  • Hasil dari kunjungan STIEPARI untuk selanjutnya dilaporkan ke Litbang Bappeda Kab.Pemalang, sebagai tindaklanjut bagaimana kerjasama pegabdian masyarakat STIEPARI akan dilanjutkan.
  • Berkoordinasi dengan Desa Wisata yang menjadi lokasi kunjungan, untuk menyiapkan kesiapan FGD dari hasil analisis potensi Desa Wisata.

Administrator

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *